Kamis, 12 November 2015

Manusia dan Keindahan

·        Pengertian Keindahan

Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, Dalam hukum keindahan, keindahan itu sendiri relative sifatnya,berubah-ubah, dan selalu disesuaikan atau dihentikan penilaiannya oleh dan dengan selera pengagum keindahan tersebut.

·         Perbedaan Keindahan Sebagai Suatu Kualitas Abstrak Dan Benda Tertentu Yang Indah

Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak (Beauty as an abstract quality) menggambarkan sesuatu yang kontemporer dan bersifat nonrealistic di mana sang pencipta karya menggambarkan sesuatu yang tidak bisa dimengerti secara umum dan tidak sesuai dengan realita. Keindahan sebagai kualitas abstrak menggambarkan suatu bentuk dalam yang keindahan di mana keindahan tersebut bersifat eksklusif dan hanya dapat dimengerti oleh orang yang menciptakan keindahan tersebut berdasarkan apa yang dipahaminya.
Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah keindahan yang memiliki konsep pemahaman dan nilai yang berbeda dengan kualitas abstrak di mana benda yang dimaksud dalam hal ini adalah sesuatu yang mewakili keindahan secara umum dan dapat dengan mudah diterima maupun dipahami oleh masyarakat.
Contoh keindahan dalam bentuk benda:
Secara alami : Manusia menaruh rasa kagum atas keindahan alam yang merupakan ciptaan dari  Yang Maha Kuasa.
Buatan tangan : Karya seni yang memiliki nilai estetika yang dapat dinilai oleh manusia
.
·         Keindahan Dalam Arti Seluas-luasnya

Keindahan dalam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan.
Keindahan yang seluas-luasnya meliputi :
Ø  Keindahan alam
Ø  Keindahan seni
Ø  Keindahan moral
Ø  Keindahan intelektual
Keindahan ini lah yang mencakup semua nilai keindahan yang pada dasarnya mempunyai nilai tersendiri , dengan cara pandang yang berbeda pada setiap manusia

·         Perbedaan Nilai Ekstrinsik Dan Nilai Instrinsik

Ø  Nilai Ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/ Contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu.
Ø  Nilai Intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.


·         Pengertian Kontemplasi & Ekstansi

Ø  Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah yang merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan.
Ø  Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah

·         Teori Teori Dalam Renungan

Ø  Teori Pengungkapan.
 Dalil dari teori ini ialah bahwa "Art is an expression of human feeling" (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.

Ø  Teori Metafisik.
Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.

Ø  Teori Psikologis.
Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757- 1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan yang menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.

·         Teori- Teori Keserasian

Keserasian merupakan bagian atau yang dapat mewujudkan keindahan. Keserasian mengandung unsur pengertian perpaduan , pertentangan, ukuran dan seimbang.
Teori-teori keserasian :

·                     Teori Obyektif dan Teori Subyektif
Teori obyektif berpendapat bahwa, keindahan atau ciri-ciri yang menciptakan nilai estetik adalah sifat (kualita) yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang-orang yang mengamatinya.
Teori subyektif menyatakan bahwa, ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati suatu benda.
Pendukung teori obyektif adalah Plato, Hegel dan Bernard Bocanquat, dan pendukung teori subyektif adalah Henry Home, Earlof Shaffesbury, dan Edmund Burke.

·                     Teori Perimbangan
Teori pengimbangan tentang keindahan dari bangsa Yunanai Kuno dulu dipahami dalam arti terbatas, yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka. Keindahan dianggap sebagai kualita dari benda-benda yang disusun (mempunyai bagian-bagian). Hubungan dari bagian-bagian yang menciptakan keindahan dapat dinyatakan sebagai perimbangan atau perbandingan angka-angka.


Referensi :

http://djuriatun.blogspot.co.id/2011/06/pengertian-kontemplasi-dan-ekstansi.html


Rabu, 11 November 2015

Manusia dan Penderitaan

       ·         Pengertian Penderitaan

        Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan akan dialami oleh manusia, hal itu sudah merupakan “resiko” hidup. Tuhan memeberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi Tuhan juga memberikan pendeitaan kepada umatnya agar tidak memalingkan dari-Nya. 

Contoh penderitaan:

Penderitaan yang dialami oleh masyarakat riau yang terkena bencana kabut asap. Ditengah kemajuan zaman mereka terkena kabut asap karena ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

·         Pengertian siksaan

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan/jasmani dan jiwa/rohani. Akibat siksaan timbullah penderitaan.

Contoh siksaan yang bersifat psikis, yaitu :
1.
      Kebimbingan
     Kebimbangan adalah keadaan dimana seseorang tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil, akibatnya seseorang berada dalam keadaan yang tidak menentu, sehingga ia merasa tersiksa pada saat iu.
      Orang yang lemah pikirannya masalah kebimbingan akan lama dilami, sehingga siksaan itu berkepanjangan. Tetapi bagi yang kuat berpikirny ia akan cepat mengambil keputusan sehingga keseimbangan akan cepat diatasi.
2.
      Kesepian
      Kesepian adalah keadaan dimana seseorang merasa sepi dalam dirinya atau jiwanya walaupun dia berada di tempat keramaian.
3.
      Ketakutan
      Ketakutan dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan tidak pada tempat nya maka disebut phobia.

·         Penyebab sesorang mengalami ketakutan

a.
    Claustrophobia dan Agoraphobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup.
b.
    Gamang adalah ketakutan bila seseorang berada ditempat yang tinggi.
c.
    Kegelapan merupakan ketakutan seseorang bila berada ditempat yang gelap
d.
   Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
e.
    Kegagalan merupakan ketakutan seseorang disebabkan karena merasa bahwa apa                      yang dikerjakan akan mengalami kegagalan.

·         Pengertian kekalutan mental

Kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuaan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar.

Gejala-gejala kekalutan Mental :
a.     Nampak pada jasmani yang sering merasa pusing, sesak napas, demam , nyeri pada                    lambung.
b.      Nampak pada kejiwaan dengan rasa cemas, cemburu, patah hati, mudah marah.

·         Tahap-tahap Gangguan Kejiwaan

1.  Gangguan kejiwaan nampak pada kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani
2.  Usaha mempertahankan diri dengan cara yang negatif yaitu lari dari permasalahan. Bagi orang yang tidak menderita gangguan kejiwaan bila menghadapi persoalan akan langsung menyelesaikan persoalan tersebut. Jadi bukan lari dari persoalan tetapi melawan dan menyelesaikannya.
3.   Kekalutan merupakan titik patah dan yang bersangkutan memiliki gangguan.

Sebab-sebab Timbulnya Kekalutan Mental :

1.  Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani yang kurang sempurna al ini menyebabkan rasa rendah hati
2.  Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma yang berbeda serta bersangkutan dengan masyarakat.
3.  Cara pematangan batin yang salah memberikan reaksi yang berlebihan dalam kehidupan sosial.

·         Hubungan Penderitaan dan Perjuangan

Ø  Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati
Ø  Perjuangan adalah mempertahankan kehidupan yang dilalui dengn penderitaan dengan penuh perjuangan.

·         Hubungan antara penderitaan, media masa dan seniman

Bagi media masa dan seniman penderitaan dibuat melalui karya sastra yang dapat dikomunikasikan kepada masyarakat sehingga ikut merasakan penderiaan tersebut. Dalam dunia modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya. Penderitaan yang terjadi di seluruh dunia merupakan salahs atu obyek sasaran media massa untuk membuat berita,kemudian akan sampai ke seluruh penjuru masyarakat termasukpara seniman yang kemudian akan mengapresiasikan rasasimpatinya melalui karya seni.

·         Sebab-sebab timbulnya penderitaan dan pengaruh jika mengalami penderitaan

Sebab-sebab timbulnya penderitaan :

Ø  Penderitaan yang timbul karena pebuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitar.
Ø  Penderiaan yang timbul karena penyakit, siksaan atau azab dari Tuhan.
Penderitaan juga dapat terjadi karena penyakit, siksaan / azab Tuhan. Kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan tersebut.

            Pengaruh Penderitaan 

            Setiap penderitaan yang dialami oleh seseorang membawa pengaruh baik positif maupun negatif.
Sikap positif yaitu sikap optimis dalam menghadapi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu hanya bagian dari kehidupan.
Sedangkan sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, kecewa, putus asa, Ingin bunuh diri.




Referensi

http://www.slideshare.net/husnafajrina/manusia-dan-penderitaan
 https://dewirosdyana.wordpress.com/2012/11/01/makalah-manusia-dan-penderitaan/

Sabtu, 07 November 2015

Manusia dan Cinta Kasih

*      Pengertian Cinta Kasih
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa saying (kepada), ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan saying atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hamper saman, sehingga kata kasih memperkuat kata cinta. Jadi, cinta kasih diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta dan kasih memiliki arti yang sama, tetapi terdapat perbedaan diantara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya. Cinta merupakan landasan dalam perkawinan, pembentukan keluarga dan memelihara anak, hubungan erat antara masyarakat, dan juga sebagai pengikat kokoh antara manusia dengan Tuhannya.

*      Unsur tentang cinta
·         Pengasuhan : rasa cinta kasih seorang ibu dalam mengasuh anaknya dengan sepenuh hati
·         Tanggung Jawab : tindakan suka rela seorang ibu
·       Perhatian : berarti memperhatikan bahwa pribadi lain hendaknya berkembang dan membuka diri sebagaimana adanya
·      Pengenalan : keinginan untuk mengetahui rahasia manusia
*      Tingkatan Tentang Cinta
·     Cinta Tingkat Tertinggi : adalah cinta kepada Alah SWT, Rasulullah dan berjihad dijalan Allah
·  Cinta Tingkat Menengah : adalah cinta kepada orang tua, anak saudara, istri/suami dan kerabat. Suatu energy yang datang dari perasaan hati dan jiwa. Timbul dari perasaan seseorang yang dicintainya.
·    Cinta Tingkat Terendah : adalah cinta yang lebih mengutamakan keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal. Cinta ini adalah cinta yang paling keji, hina dan merusak rasa kemanusiaan
*      Unsur Dalam Cinta Segitiga
·         Keterikatan : adalah perasaan hanya untuk bersama dia, segalanya buat dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali sama dia, kalau ada janji dengan dia harus ditepati
·        Keintiman : adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi
·     Kemesraan : adanya rasa ingin dibelai atau membelai, rasa angen kalu jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan yang mengungkapkan rasa sayang.

*      Cinta Menurut Ajaran Agama
·         Cinta Diri
Erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Kecenderungan untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat terhadap dirinya sendiri, dan menghindari dari sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya
·         Cinta kepada sesama manusia
        Agar manusia hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisa dengan manusia lainnya, hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang kepada orang lain. Bekerja sama dan memebri bantuan kepada orang lain.
·         Cinta Seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual, sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerja sama antara suami dan istri. Dorongan seksual melahirkan keturunan demi kelangsingan jenis dan terbentuk keluarga. Dari keluarga terbentk masyarakat dan bangsa. Dengan demikian bumi menjadi ramai.
Dorongan seksual merupakan emosi alamiah dalam diri manusia yang tidak diingkari, tidak ditentang ataupun ditekannya. Yang diserukan Islam hanyalah pengendalian dan penguasaan cinta ini, lewat pemenuhan dorongan tersebut dengan cara yang sah, yaitu perkawinan.
·         Cinta Kebapakan
Dorongan kebapakn merupakan dorongan psikis. Cinta kebapakan Nampak dalam perhatian seorang bapak pada anak-anaknya, asuhan, nasihat, dan pengarahan yang diberikannya pada mereka, demi kebaikan dan kepentingan mereka sendiri.
·         Cinta kepada Allah
Puncak cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cinta kepada Allah dan kerinduan kepada-Nya. Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupannya dan menundukkan semua bentuk kecintaan lainnya/ cinta ini akan memnuat seseorang mencintai sesame manusia, hewan, semua jenis makhluk Allah dan seluruh alam semesta.
·         Cinta kepada Rasul
Merupakan cinta yang kedua setelah cinta kepada Allah. Seorang mukmin yang benar-benar beiman dengan sepenuh hati akan mencintai Rasulullah yang telah menanggung dakwah Islam.

*      Ayat Al-Qur’an
·      Katakanlah “jiika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu” Allah maha pengampun lagi maha penyayang”  (QS,Ali Imran, 3:31)
·         “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi yang berpikir” (QS. Ar-Rum, 30:21)

*      Pengertian Kaish sayang
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadaminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Kasih sayang merupaka pertumbuhan dari cinta. Dimana masing-masing dituntut untuk memiliki tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bula dan utuh.
*      Macam-macam Cinta Kasih Dari Orangtua
·         Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif
Orang tua memberikan fasilitas baik secara moral-materil dan si  anak menerimanya, mengiyakan tanpa memberikan respon. Hal ini mengakibatkan si anak menjadi takut
·         Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif
Anak memberikan kasih sayang kepada orang tua tetapi orang tua tidak merespon perbuuatan anaknya
·         Orang tua berifat pasif, si anak bersifat pasif
Masing-masing membawa kehidupan dan tingkah lakunya sesdiri-sendiri tanpa saling memperhatikan
·         Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif
Dalam hal iniorang tua dan anak saling memberikan kasih sayang dengan sebanyak-banyaknya. Sehingga hubungan antara orang tua dan anak sangat intim dan mesra, saling mencintai, saling menghargai, saling membutuhkan.

*      Pengertian kemesraan
Kemesraan berasal dari kata “mesra” yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan adalah hubungan baik antara pria dengan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang suda berumah tangga.
Filsuf Rusia, salovjef dalam bukunya makna kasih mengatakan “jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, ia terlempar ke luar dari cinta diri. Ia mulai hidup untuk orang lain”
Menurut William Shakespeare dijabarkan dalam kisah “romeo dan Juliet”, bila di Indonesia kisah Roro mendut-pronocitro.
Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta.
Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya. Rendra dalam puisinya “Episode” misalnya. Melukiskan betapa kemesraan cinta merasuk kedalam jiwa dua sejoli muda-mudi yang sedang menjalin cinta.
                CONTOH PUISI :
RINDU

Aku disini hanya terdiam dalam do’a
Aku hanya bisa menatap
Menatap langit bertaburan bintang
Aku berharap kau mengerti apa yang aku mengerti
Mengerti apa yang ku rasakan saat ini
Rasa yang menggebu-gebu menerjang jantung ini
Setiap mengingat dirimu
Rasa rindu yang kurasakan saat ini
Rindu yang tak tahu kapan berakhir
Aku berharap kau merasakan hal yang sama
Sama saling merindukan

*      Pengertian Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Tuhan adalah pencipta, tetapi Tuhan juga penghancur segalanya, bila manusia mengabaikan segala perintahnya. Karena itu ketakutan manusia selalui mendampingi hidupnya dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memuja-Nya.
Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi, dan situasi. Pemujaan sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhan-Nya. Hal ini berarti manusia memohon ampun atas segala dosanya, memohon perlindungan., mohon dilimpahkan kebijaksanaan, agar ditunjukkan jalan yang benar, mohon ditambahkan segala kekurangan yang ada padanya.

*      Pengertian Belas kasih
Dalam surat Yohanes dijelaskan ada tiga maca, cinta. Cinta agape ialah cinta manusia kepada Tuhan. Cinta Philia ialah cinta kepada ibu bapak (orang tua) dan saudara. Dan ketiga cinta ampr/eros ialah cinta antara pria dan wanita. Beda dengan cinta eros dan amor ini ialah cinta erros karena kodrat sebagai laki-laki dan perempuan, sedangkan cinta amor karena unsu-unsur yang sulit dinalar, misalnya gadis muda cantik dan mau dinikahi seoang pemuda yang kerdil.
Disamping itu ,masih ada cinta lagi yaitu cinta terhadap sesame merupakan perpaduan antara cinta agape dan inta philia.
Cinta sesama ini diberi istilah belas kasih untuk membedakan anatara cinta kepada orang tua, pria-wanita, cinta kepada Tuhan.
Dalama cinta sesama ini dipergunakan istilah belas kasihan, karena cinta disini bukan karena cakapnya, kayanya, cantiknya, melainkan karena penderitaannya. Jadi kata kasihan atau rahmah berarti simpati kepada nasib atau keadaan yang diderita orang lain.

*      Cara Menumpahkan Belas Kasih
Dalam kehidupan banyak sekali orang yang harus kita kasihani antara lain : anak yatim, orang-orang jompo yang tidak mempunyai ahli waris, orang cacat, masyarakat yang hidup menderita.berbagai macam orang memberikan belas kasihan bergantung pada situasi dan kondisi. Ada yang memberi uang, ada yang memebrikan barang, ada yang memberikan pakaian, minuman dan sebagainya.

*      Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis ialah kahausan akan penyatuan cinta yang sempurna, akan penyatuan dengan orang lain. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat ekskusif, bukan universal, dan barangkali merupakan betuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya.


Kamis, 22 Oktober 2015

IBD BAB 3 Konsep IBD dalam Kesusastraan

Konsepsi IBD dalam Kesusastraan

pendekatan kesustraan
Sastra (Sanskertashastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau “ajaran”. Pengertian sastra tidak hanya satu, tetapi dapat berkembang katacastra berarti tulisan. Sastra memiliki peran yang penting karena seni merupakan ekspresi nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat normatif.
                Karena seni adalah ekspresi yang bersifat tidak normative, sehingga mudah berkomunikasi. Sastra memiliki peran penting, alasan pertama karena sastra mempergunakan bahasa. Karena bahasa dapat menampung semua pernyataan kehidupan manusia. Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Cabang-cabang lain karya sastra juga bersifat abstrak. Gerak-gerik dalam tari, misalnya masih perlu penjabaran. Meskipun bunyi-bunyi dalam seni music lebih cepat dinikmati, bunyi-bunyi itu masih perlu ditafsirkan. Sebaliknya sastra adalah penafsiran itu sendiri. Meskipun didalam penafsiran itu sastra masih dapat ditafsirkan lagi.
                Karena seni memegang peranan penting, maka seniman sebagai pencipta karya seni juga penting, meskipun yang lebih penting adalah karyanya. Seniman adalah media penyampai nilai-nilai kemanusiaan. Kepekaannya menyebabkan dia mampu menangkap hal yang lepas dart pengamatan orang lain.
IBD adalah salah satu mata kuliah yang diberikan dalam satu semester, sebagai bagian dart MKDU. IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahti-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang tennasuk didalam pengetahuan budaya ( The Humanities ), Akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya. Pada waktu menggunakan karya sastra, misalnya. Mahasiswa tidak perlu mengetahui sejarah sastra, teori sastra, kritik sastra, dan sebaginya. Memang seperti cabang-cabang the humanities lainnya, dalam Ilmu Budaya Dasar sastra tidak diajatkan sebagai salah satu disiplin ilmu. Sastra disini digunakan sebagai alat untuk membahas masalah-masalah kemanusiaan yang dapat membantu mahasiswa untuk menjadi lebih humanus. Demikian juga filsafat, musik, seni rupa, dan sebagainya.
Orientasi the Humanities adalah ilmu : dengan mempelajari satu atau sebagian dart disiplin ilmu yang tercakup dalam the humanities, mahasiswa diharapkan dapat menjadi homo humanus yang lebih baik.

IBD dihubungkan dengan prosa 
                istilah prosa banyak padanannya. Kadang-kadang disebut narrative fiction, prose fiction, atau hanya ficsion saja. Dalam bahasa Indonesia istilah tadi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa khiasan yang mempunyai pameran, lakuan, peristiwa, dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Istilah cerita rekaan biasanya dipakai dalam roman, atau novel, cerita pendek.
A.      Prosa lama meliputi
1.       Dongeng : cerita yang bersifat khayal
2.       Hikayat : Berisikan cerita kisah kehidupan kerajaan
3.       Sejarah : Berisikan cerita yang sudah lampau
4.       Epos
5.       Cerita pelipur lara
B.      Prosa baru meliputi
1.       Cerita pendek : bentuk prosa baru yang menceritakan sebagian kecil dari kehidupan pelakunya
2.       Roman/novel : bentuk prosa baru yang menceritakan kehidupan pelakunya dari mulai anak-anak sampai meninggal dunia.
3.       Biografi : suatu karangan yang berisipengalaman-pengalaman penulis.
4.       Kisah : berisikan kisah perjalanan sesorang
5.       Otobiografi :
6.       Resensi : pembicaraan/ulasan suatu karya
Nilai-nilai dalam prosa
                Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.
2. Prosa fiksi memberikan infonnasi
Fiksi memberikan sejenis infonnasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi. Dalam novel sexing kita dapat belajan sesuatu yang lebih datipada sejarah atau laporan jumalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.
3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.
4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi    
 
Karya sastra dapat dibagi dua, yaitu :
1.       Karya sastra yang menyuarakan aspirasi jamannya, mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki jamannya.
2.       Karya sastra yang menyuarakan jamannya, biasa tidak mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu, akan tetapi untuk merenung. Kedua macam karya sastra itu selalu menyampaikan masalah. 

Contoh Prosa :
                                                            Legenda Batu Menangis
Di sebuah bukit yang jauh dari desa, di daerah Kalimantan, hiduplah seorang janda miskin dan anak perempuannnya. Anak gadis janda itu sangat cantik jelita. Namun sayang, dia memiliki perangai yang buruk. Gadis itu amat malas, tidak pernah membantu ibunya bekerja. Kerjanya hanya bersolek setiap hari.
Suatu hari, anak gadis itu diajak ibunya turun ke desa untuk berbelanja. Letak pasar desa itu amat jauh sehingga mereka harus menempuh perjalanan yang jauh. Anak gadis itu berjalan melenggang dengan dengan memakai pakaian yang bagus  dan bersolek agar dikagumi kecantiknnya. Sementara, ibunya berjalan di belakangnya sambil membawa keranjang dengan memakai pakaian yang dekil. Karena mereka hidup ditempat yang terpencil, maka tak seorang pun tahu bahwa kedua perempuan yang berjalan itu adalah ibu dan anak.
Ketika mulai memasuki desa, orang-orang desa memandangi mereka. Orang – orang terpesona melihat kecantikan anak gadis itu, terutama pemuda desa. Namun, saat melihat orang yang berjalan di belakang anak itu, sungguh kontras keadaannya. Hal ini membuat orang bertanya-tanya.
Diantara orang yag melihat itu, seorang pemuda mendekati dan bertanya kepada gadis itu.
” Hai, gadis cantik. Apakah yang berjalan di belakangmu itu ibumu?”
Namun apa jawaban gadis itu?
“Bukan, “katanya angkuh.” Ia adalah pembantuku.”
Kedua ibu dan anak itu kemudian meneruskan perjalanan. Tak seberapa jauh, mendekat lagi seorang pemudadan bertanya kepada gadis itu.
”Bukan, bukan.”jawab gadis itu dengan mendongakkan kepalanya. ” Ia adalah budakku.”
Begitulah setiap ada seseorang yang menanyakan perihal ibunya, selalu jawabannya begitu. Pada mulanya mendengar jawaban putrinya yang durhaka itu, si ibu masih bisa menahan diri. Namun setelah berulang kali didengarnya jawaban yang sama, akhirnya si ibu yang malang itu tidak dapat menahan diri. Si ibu berdoa :
”Ya Tuhan, hamba tak kuat menahan hinaan ini. Anak kandung hamba tega memperlakukan hamba seperti ini. Ya Tuhan, hukumlah anak hamba! Hukumlah ....”
Atas kuasa Tuhan, perlahan-lahan tubuh gadis durhaka itu berubah menjadi batu. Perubahan itu dimulai dari kaki. Ketika perubahan itu telah mencapai setengah badan, anak gadis itu menangis dan memohon ampun kepada ibunya.
”Oh, Ibu.Ibu Ampuni saya, ampunilah kedurhakaan anakamu selama ini. Ibu...Ibu...Ampuni anakmu.”
Anak gadis itu terus meratap dan menangis memohon kepada ibunya. Akan tetapi semua telah terlambat. Seluruh tubuh gadis itu akhirnya berubah menjadi batu. Sekalipun menjadi batu, namun orang dapat melihat bahwa kedua matanya masih menitikkan air mata., seperti sedang menagis.

IBD yang dihubungkan dengan puisi
Puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan menggunakan pilihan kata yang mengutamakan bahasa yang berirama. Adapun hal yang menimbulkan kreativitas penyair dalam membangun puisinya, yaitu:
1.       Figura (figurative language) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan,alegori dll
2.       Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda.
3.       Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4.       Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
5.       Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati.

Berikut adalah alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi dalam IBD
1. hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
2. puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
3. Puisi dan keinsyafan social.

Contoh puisi :

Goresan Tinta
Oleh : Mega Anggraini


Goresan demi goresan telak ku ukir
Mengukir sebuah masa depan
Masa depan yang ku kejar
Bukan orang lain
Tapi aku..
Perjalanan hidup
Masa depanku
Bak seperti goresan tinta
Goresan yang bisa diubah
Diubah kapan saja
Matahari pagi awal hidup
Menggambarkan semangat jiwa
Raga dan asaku

Sumber :